RADIO DEWI ANJANI

Get the Flash Player to hear this stream.

Dinilai Sukses, RTGB Hamzanwadi II Kembali Diamanahkan Pimpin NW NTB

Mataram - Musyawarah Wilayah  (Muswil) XIII NW NTB  yang berlangsung di Grand Madani Hotel, Mataram, Minggu dini hari (29/1) sekitar pukul 02.00 secara aklamasi dan demokrasi seluruh peserta Muswil dengan bulat memilih kembali RTGB. KH. LG. M. Zainuddin Atsani, M.Pd.I. atau jamaah mulai menyebutnya KH Hamzanwadi II untuk memimpin NW NTB periode 2017-2022.

Sekretaris sidang Dr. Fahrurrazi setelah mendengar suara peserta Muswil bulat, maka ketukan palu sidang memutuskan RTGB. KH. LG. M. Zainuddin Atsani, M.Pd.I. menjadi pimpinan NW NTB ke dua kalinya.

Dipilihnya cucu pendiri organisasi NW untuk kedua kalinya karena peserta Muswil NW NTB menganggap sejak dipegang RTGB Hamzanwadi II, menunjukkan kemajuan signifikan bagi perkembangan NW khususnya di NTB ini.
"Inilah yang membuat kami semua peserta Muswil dari Lombok Tengah, secara bulat meminta RTGB kembali memimpin NW NTB untuk periode kedua,"kata Ketua Pengurus Daerah Kabupaten Lombok Tengah, TGH. Burhanudin, S.Ag, pada sidang paripurna penetapan ketua wilayah NTB.

Hal senada juga diungkapkan ketua PD NW Kabupaten Sumbawa, L Zainuddin SH., yang memiliki 24 kecamatan secara bulat meminta RTGB Hamzanwadi II untuk kembali pimpin NW periode 2017-2022 mendatang. H Nasir, juru bicara cabang NW se Kabupaten Lombok Timur, juga bulat mendukung RTGB melanjutkan kepemimpinan nya untuk periode kedua karena mempunyai andil yang cukup besar dalam memajukan NW khususnya di NTB. "Alhamdulillah, di masa beliau, NW mendapat pengesahan dari Kemenkumham RI setelah MA memenangkan gugatan soal Akte pendirian NW 1956,"jelasnya.

Ketua PD NW Kabupaten Bima dan Kota Bima, Drs. Azwar Hamzah M.Pd, menegaskan bahwa seluruh cabang Kab. Bima dan Kota Bima, telah melihat secara jelas dan merasakan kemajuan NW yang luar biasa di bawah pimpinan RTGB. Bahkan kami di Bima sudah mendapatkan SKT dari Kesbangpoldagri yang telah mengakui keberadaan organisasi NW di bawah Ketua Umum PB NW ummna Hj. Sitti Raihanun ZAM dan Ketua Wilayah NW NTB RTGB. KH. LG. M. Zainuddin Atsani M.Pd.I.

"Dengan keberhasilan beliau ini, maka kami di Bima tidak ada alasan untuk tidak memilih beliau kembali memimpin NW NTB untuk kedua kalinya supaya NW ini lebih pesat lagi perkembangannya di segala  bidang," tegasnya.
Sambutan Ketua Wilayah NTB RTGB. KH. LG. M. Zainuddin Atsani M.Pd.I, menyatakan bahwa kegiatan Muswil XIII NW NTB untuk menjadikan rel aturan organisasi NW sesuai AD/ART NW untuk tetap berjalannya organisasi yang didirikan Al-Magfurulah Maulana Syaikh.

NW sebagai ormas terbesar di NTB ini terus berkiprah dengan pergerakan putihnya yaitu dalam menggapai misi besar NW yaitu menegakkan kalimat tauhid dan kejayaan umat islam. "NW menjadikan Islam sebagai pilar keorganisasian yang berdasarkan pada dua dasar fundamental normatif Islam yaitu Al Qur'an dan Al Hadits," jelasnya. RTGB menambahkan bahwa NW memiliki konsep yang jelas yaitu sami'na wa ato'na dengan spirit  perjuangan yang dikenal dengan trilogi perjuangan NW pendidikan,sosial dan Dakwah.

"Sebagai penerus perjuangan NW kita harus memberikan bukti pengabdian dan loyalitas total pada pimpinan dalam perjuangan. Inilah inti pengabdian yang diharapkan Maulanasyaikh,"imbuhnya. Ketua Umum PB NW Ummna Hj. Sitti Raihanun ZAM., dalam  sambutannya mengharapkan agar kegiatan Muswil XIII NW NTB ini bisa berjalan dengan lancar dan menghasilkan pengurus yang mampu membawa NW jauh lebih maju dengan memiliki program kerja yang mengarah pada kemajuan NW.

"Saya berharap PW NW NTB mampu menjadi pilot project bagi PW NW lainya agar NW ini terus berkembang menjadi benteng Ahlussunah Waljamaah,"harapnya. Muswil XIII NW NTB  juga dihadiri dari tiga Kementerian RI yaitu, Badan Pengembangan SDM Kemendagri RI, Drs. H Teguh Setia Budi M.Pd., Kepala Pusat Diklat Kesejahteraan Sosial - Kementerian Sosial RI, Drs Suhebi,  M.Si., dan Staf Ahli Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI.

Ketua panitia Dr. Tohri menyatakan peserta  Muswil XIII NW NTB  ini diikuti 500 peserta dan peninjau, dan mengambil tema Nadhlatul Wathan Mengabdi untuk Kejayaan Nusa Tenggara Barat yang Bermartabat. (Fen)

Dipublikasikan › 29-01-2017 | Dibaca › 1226 kali

Komentar