RADIO DEWI ANJANI

Get the Flash Player to hear this stream.

Pengijazahan Doa Ujian Terus Dilestarikan Ketua Umum PB NW

Anjani - Tradisi baik yang ditinggalkan pendiri NWDI Al-Magfurulah Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid, bagi setiap santri NW di kelas akhir pada jenjang pendidikan MI - MA dilakukan pengijazahan doa ujian yang selama hayatnya hingga kini terus dilestarikan putri dan para muridnya kendati beliau sudah wafat.

Pada tahun ini Ketua Umum PB NW Ummna Hj Sitti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid kembali laksanakan pengijazahan doa ujian kepada santri NW yang berada di kelas akhir setiap jenjang pendidikan. Sebanyak 6.258 orang santri Madrasah NW se-Lombok Timur telah menerima Iqrar Bai'at sekaligus do'a ujian dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW). Untuk pengijazahan do'a tahun ini tidak jauh beda dengan pengijazahan do'a tahun-tahun sebelumnya, dimana agenda tahunan tersebut digelar dimasing-masing kabupaten yang ada di pulau Lombok secara terjadwal.
Lombok Timur mendapatkan jadwal pertama dari panitia sebanyak 2 hari yakni dari tanggal 11-12 Februari 2017. Bertempat di Masjid Darul Qur'an wal Hadits Pondok Pesantren Syaikh Zanuddin NW Anjani Lombok Timur.

Sebanyak  3.272 orang santri di gelombang I, dan sebanyak 2.986 orang santri untuk gelombang II. Jadi total keseluruhan santri untuk kabupaten Lombok Timur yang menerima doa ujian berjumlah 6.258 orang santri. Setelah di Lombok Timur akan dilanjutkan  ke Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat, dan berakhir di Kabupaten Lombok Utara.

Panitia mengaku pengijazahan do'a ujian tersebut akan berlangsung selama 1 minggu. Untuk jumlah penerima doa ujian tahun ini, panitia memperkirakan tidak beda jauh jumlahnya dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 10 ribu lebih siswa setiap tahunnya. Pada setiap pengijazahan doa ujian terlebih dulu diberikan penjelasan oleh Masyaikhul Ma'had terkait cara penggunaan dan pengamalan doa ujian yang diijazahkan tersebut. (Fen)

Dipublikasikan › 15-02-2017 | Dibaca › 1750 kali

Komentar