RADIO DEWI ANJANI

Get the Flash Player to hear this stream.

Sejumlah Cabang MTQ Masuk Tahap Final

Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26 Tahun 2016 yang memasuki hari kelima, sejumlah cabang MTQ sudah menyelesaikan tahapan penyisihan, selain cabang Khattil Quran yang hari ini, Rabu (3/8) sudah menyelesaikan tahapan final untuk empat kategori yaitu, dekorasi, hiasan mushaf, naskah dan kaligrafi Al-Quran. Namun, nilai akhir dari final cabang ini sampai berita ini diturunkan belum dipublish melalui e-MTQ, menunggu rilis resmi dari Dewan Hakim yang akan disampaikan di arena utama MTQ Islamic Center.

Dari hasil pantauan Pinmas di sejumlah venue lomba, cabang Hifdzil Quran untuk kategori 30 juz yang dilangsungkan di Taman Budaya Kota Mataram sudah menyelesaikan tahap penyisihan, untuk pelaksanaan finalnya akan dilaksanakan hari Jumat nanti. Di venue Kantor Bank Indonesia Provinsi NTB, cabang MTQ Fahmil Quran juga sudah menyelesaikan tahapan penyisihan, dan selanjutnya babak final akan dilangsungkan besok, Kamis (4/8) pagi.

Selain itu, untuk Musabaqah Makalah Ilmiah Al-Quran yang dilangsungkan di Aula Irigasi Pengairan Dinas PU NTB, hari ini telah menuntaskan tahapan penyisihan (semi final) dan meloloskan oleh peserta dari kontingen provinsi Banten, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Gorontalo, NTB, dan Papua Barat untuk berlaga di babak final. Sementara untuk cabang Tilawah Cacat Netra dan Tartil Quran bagi anak-anak, hingga sore tadi masih menyisakan tahapan penyisihan yang akan dilangsungkan besok Kamis (4/8).

Salah seorang peserta Hifdzil Quran 30 Juzz atas nama Faqih dari Jawa Tengah berhasil melewati pertanyaan juri melanjutkan hafalan beberapa ayat dari Surat Al-Baqarah, Almutoffifin, Al-Arof tanpa ada kesalahan. Faqih, remaja yang baru menyelesaikan belajarnya di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta ini melantunkan ayat-ayat Al-Quran secara tartil dengan bacaan yang fasih dan jelas.

Ia yang berhasil menghafal Al-Quran selama empat tahun ini, dimulai sejak usia 8 tahun dan tuntas diusia 12 tahun ini mengaku dirinya sedikit grogi, namun dengan tenang ia berhasil melanjutkan maqro yang dibacakan majlis hakim.

"Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan pertanyaan juri, meski di pertanyaan akhir (Surat Almuthaffiifn) sedikit grogi karena harus mengingat di juz berapa," terang Faqih peraih juara II di MTQ ke-25 tahun 2015 di cabang yang sama.

Ketika ditanya bagaimana kiat menghafal dan menjaga hafalannya. Faqih, remaja dengan wajah bersih ini mengakui kalau menghafal tidak terlalu sulit, namun menjaganya yang sulit.

"Saat menghafal, tidak ditemui kesulitan berarti, namun menjaga (hafalan) nya sulit, setiap hari saya mengulang 2 juz di setiap ada kesempatan," ujar remaja yang memulai menghafal Al-Quran ini langsung dibimbing sang ayah.

Lalu apa motivasi menghafal Al-Quran, Faqih berharap dengan adanya MTQ ini, ia bisa terus menjaga hafalannya, bertemu dengan orang-orang yang baik. Selain itu, tekadnya untuk menghafal Al-Quran semata untuk menjaga Al-Quran hingga akhir nanti.

Malam ini, di Astaka MTQ Nasional ke-26 Islamic Center Kota Mataram masih dilanjutkan tahap penyisihan untuk cabang Tilawah. Pantauan Pinmas hingga sore jelang Maghrib, masyarakat sudah mulai memenuhi arena utama MTQ untuk mendengar lantunan tilawah peserta MTQ yang dimulai pukul 19.30 waktu setempat.

Sumber: https://www.kemenag.go.id/berita/388796/bertambah-sejumlah-cabang-mtq-masuk-tahap-final

Dipublikasikan › 03-08-2016 | Dibaca › 779 kali

Komentar